7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan, Dijamin Langsung Lahap!
Video ini memberikan panduan praktis bagi para ibu dalam memperkenalkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk membentuk kebiasaan makan sehat pada anak dan mengurangi stres saat makan. Kunci utamanya adalah menurunkan ekspektasi, karena menolak makanan sesekali adalah hal yang wajar bagi balita. Ibu dianjurkan untuk tetap gigih dan sabar, sebab anak mungkin memerlukan 8 hingga 9 kali percobaan sebelum mau menerima makanan baru. Sangat penting untuk menawarkan variasi makanan dan rasa sejak dini, terutama dalam dua tahun pertama kehidupan, guna memastikan asupan gizi seimbang yang mencakup makronutrien (protein, lemak, karbohidrat) dan mikronutrien.
Penyesuaian tekstur makanan secara bertahap, mulai dari bubur halus hingga makanan padat, harus disesuaikan dengan usia dan kesiapan anak. Menciptakan suasana makan yang santai dan menyenangkan tanpa memaksa anak menghabiskan makanannya akan membangun asosiasi positif terhadap kegiatan makan. Ibu juga didorong untuk kreatif dalam menyusun menu agar anak tidak bosan dan tetap tertarik. Selain itu, biarkan anak bereksplorasi dengan makanannya, termasuk makan berantakan, karena pengalaman sensorik ini membantu proses belajar dan bonding anak dengan makanan. Terakhir, video ini menyarankan untuk meninggalkan konsep "makanan anak" yang terpisah, seperti nuget atau sosis olahan. Sebaliknya, sajikan menu makanan keluarga yang sudah dimodifikasi teksturnya agar anak terbiasa dengan masakan rumah yang sehat dan membangun pola makan baik seumur hidup.